Design Thinking mampu memberikan solusi konsep desain dari setiap permasalahan dan pada setiap prosesnya, dengan berfokus pada kebutuhan penggun, sehingga produk yang menggunakan solusi konsep tersebut memiliki pengalaman yang baik bagi penggunanya. Design Thinking berfokus pada kebutuhan manusia, menciptakan peningkatan produk, layanan, dan budaya kerja.
Design Thinking terdiri dari beberapa tahapan, yaitu :
- Emphatize
- Define
- Ideate
- Prototype
- Test
Emphatize adalah tahapan atau proses dalam menggali permasalahan dan kebutuhan pengguna yang dikembangkan melalui riset kualitatif untuk mendapatkan pemahaman terhadap permasalahan yang dihadapi pengguna dan mencoba menyelesaikannya. Metode riset kualitatif yang dapat dilakukan diantaranya Indepth Interview, Focus Group Discussion, dan Surve.
Dalam tahapan ini, tim perlu melakukan Observasi(mengamati), Engage(terlibat), dan Immerse(merasakan langsung).
- Observe : Cara dalam mengamati perilaku pengguna dan cara pengguna berinteraksi dengan lingkungannya agar dapat memahami apa yang sebenarnya pengguna butuhkan.
- Engage : Cara untuk terlibat secara langsung dengan pengguna, seperti turut serta dalam membantu mengungkapakan cara berpikir dan nilai yang mereka miliki. Juga dapat membantu dalam memahami pandangan pengguna melali cerita dan hal-hal yang mereka lakukan.
- Immerse : Cara untuk merasakan langsung pengalaman dari sisi pengguna. Hal ini penting untuk memahami diri pengguna dan hal apa yang penting bagi mereka.
| gambar1. emphathy map |
| gambar2. user persona |
Referensi : - Modul Pertemuan 4. Design Thinking.pdf
No comments:
Post a Comment